Langsung ke konten utama

Postingan

Dunia Tinta-Si dan Sang (PUEBI)

Kata si dan sang ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya. Misalnya: Polisi tersebut telah menangkap si pencuri. Theo memberi hadiah pada si anak. Ayah memberikan baju baru untuk sang istri. Sang kakak terlihat geram karena kelakuan sang adik. Harimau itu marah sekali kepada sang Kancil. Dalam cerita itu si Buta berhasil menolong kekasihnya. Catatan: Huruf awal sang ditulis dengan huruf kapital jika sang merupakan unsur nama Tuhan . Misalnya: Kita harus berserah diri kepada [S]ang [P]encipta. Pura dibangun  umat Hindu untuk memuja [S]ang [H]yang [W]idhi [W]asa. KETERANGAN TAMBAHAN Kata setelah si dan sang ditulis dengan huruf kapital jika merupakan nama/sebutan satu makhluk yang tidak spesifik, namun di mana pun tidak diberi keterangan tentang nama spesifiknya. Singkatnya, kata setelah si dan sang ditulis kapital jika merupakan unsur nama. Contoh: ❄ Harimau itu marah sekali kepada sang [K]ancil. Keterangan: "Kancil" ditulis dengan huruf kap...

Dunia Tinta-Baku Vs Tidak Baku (KBBI)

Hm ... ada 34 kata-kata dari KBBI yang sering salah penulisannya, nih. Lavendel , bukan lavender . Saksama , bukan seksama . Pengin , bukan pengen . Kucir , bukan kuncir . Sekejap , bukan sekejab . Jail , bukan jahil . Seprai , bukan seprei atau sprei . Nekat , bukan nekad . Samudra , bukan samudera . Saputangan , bukan sapu tangan. Gemercik , bukan gemericik . Instruksi , bukan intruksi . Respons , bukan respon . Insaf , bukan insyaf . Kapak , bukan kampak . Pencinta , bukan pecinta . Gemeresik , bukan gemerisik . Bus , bukan bis . Anugerah , bukan anugrah . Teknik , bukan tehnik . Menyejajari , bukan menjajari . Sukarela , bukan suka rela . Plinplan , bukan plin-plan . Belasungkawa , bukan bela sungkawa. Bilamana , bukan bila mana. Sukacita , bukan suka cita. Air mata , bukan airmata . Terima kasih , bukan terimakasih . Salah guna , bukan salahguna . Tenteram , bukan tentram . Ketuk , bukan ketok . Memesona , bukan mempesona . Karena , bukan karna . ...

Dunia Tinta-Elipsis (PUEBI)

Jadi, ceritanya, karena ada salah penulisan elipsis dari chat -nya SitimiftaNCP di grup metisazia tepat sebelum jam materi PUEBI, ku jadi terinspirasi ulangin materi yang satu ini di grup tersebut karena berbagai macam alasan, wkwk.... Nah, udah cukup kata-kata alay dari murid The Queen of Alay-- arabellaofc . Maafkan terlalu bertele-tele😂 Sekarang, langsung capcus ke materi, okay ?😉 Kalian tahu, nggak, apa itu elipsis? Iya, elipsis itu yang titik tiga itu, loh. Nah, gimana aja, sih, penggunaan elipsis itu? Gimana cara penulisannya yang benar? Nah, ini, nih, fungsi-fungsi elipsis dari PUEBI: 1. Tanda elipsis dipakai untuk menunjukkan bahwa dalam suatu kalimat atau kutipan ada bagian yang dihilangkan. Misalnya: Penyebab kemerosotan ... akan diteliti lebih lanjut. Dalam Undang-Undang Dasar 1945 disebutkan bahwa bahasa negara ialah …. ..., lain lubuk lain ikannya. Catatan: (1) Tanda elipsis itu didahului dan diikuti dengan spasi jika berada di tengah k...

Dunia Tinta-Angka dan Bilangan (PUEBI)

Nah, ini, nih, materi kemarin Senin yang baru saja diulang lagi di grup metisazia . Langsung tancap gas ke evaluasi juga, tapi waktu diberi tugas, masih saja salah dalam penulisannya😧 Yup , angka dan bilangan memang sering salah penulisannya. Jadi, inilah materi angka dan bilangan. Semoga membantu😄 *** Angka Arab atau angka Romawi yang lazim dipakai sebagai lambang bilangan atau nomor: ☆Angka Arab : 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9 ☆Angka Romawi : I, II, III, IV, V, VI, VII, VIII, IX, X, L (50), C (100), D (500), M (1.000), _ V (5.000), _ M (1.000.000). 1. Bilangan dalam teks yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata ditulis dengan huruf, KECUALI jika dipakai secara berurutan seperti dalam perincian. Contoh bilangan yang ditulis dengan huruf: Sinta sudah meminum jus alpukat lima gelas. Devi memiliki lebih dari seratus anime. Contoh bilangan yang ditulis dengan angka (karena digunakan secara berurutan) meskipun bilangan yang digunakan masih dapat...

Dunia Tinta-Baku Vs Tidak Baku (KBBI)

Tiga puluh kata lagi dari KBBI yang sering salah penulisannya. Semoga bermanfaat😄 L embap , bukan l embab . Beledu , bukan beludru . Napas , bukan nafas . Telepon , bukan telefon . Peduli , bukan perduli . Sontek , bukan contek . Tahu , bukan tau . Pantri , bukan pentri atau pantry . Sampo , bukan shampo . Tisu , bukan tissue . Telentang , bukan terlentang . Sopir , bukan supir . Kaus , bukan kaos . Sirop , bukan sirup . Izin , bukan ijin . Putri , bukan puteri . Istri , bukan isteri . Enggak, bukan gak atau ga . Cowok , bukan cowo . Pikir , bukan fikir . Risiko , bukan resiko . Cokelat , bukan coklat . Zaman , bukan jaman . Utang , bukan hutang . Pengujung , bukan penghujung . Hafal , bukan hapal . Sering kali , bukan seringkali . Lagi pula , bukan lagipula . Kasatmata , bukan kasat mata . Tenteram , bukan tentram . Sumber: KBBI V Daring

Dunia Tinta-Latar Cerita (Tips)

Kalian pasti udah tahu, dong, apa itu "latar"? Ya, latar adalah tempat, waktu, juga suasana yang menjadi setting dalam sebuah cerita. Latar sendiri punya kedudukan penting dalam suatu karya sastra, terutama biar pembaca bisa gambarin secara jelas cerita yang kita sampaikan, juga bikin cerita kita lebih 'hidup'. Latar dibagi jadi 4 (sebenernya yang dasar cuma 3), yaitu: 1. Latar tempat Sesuai sama namanya, latar tempat adalah tempat di mana tokoh kita lagi menjalani skenarionya dan menceritakan kisahnya. Contoh latar tempat yaitu: taman, sekolah, rumah, jalanan, dll. P.S. Latar tempat nggak musti dijelasin secara detail namanya apa, alamatnya di mana. Kalau terlalu detail kayak gitu, yakin, deh, nggak akan berguna juga. Karena apa? Pembaca malah jenuh dan skip , bukannya dibaca. Tapi bukan berarti kalian nggak bisa jelasin detail latar tempat juga, loh, ya. Iya, jangan terlalu detail kalau nggak penting dan nggak memberi efek apa pun sama cerita--contohnya alam...

Dunia Tinta-Partikel (PUEBI)

1. Partikel - lah , - kah , dan - tah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya. Misalnya: Baca lah novel ini. Apa kah yang kau lakukan di sini? Siapa kah orang berambut cokelat itu? Apa tah gunanya aku menyesal? 2. Partikel pun ditulis terpisah dari kata yang mendahuluinya. Misalnya: Apa pun alasannya, aku tak mau tahu. Jika aku ingin tidur tengah malam pun , tak ada bedanya. Jangankan dua kali, satu kali pun aku belum pernah ke sana. Catatan: Partikel pun yang merupakan unsur kata penghubung ditulis serangkai . Misalnya: Meski pun ada, aku tak berminat. Aku masih lapar walau pun sudah makan. Ada pun penyebab kemacetan itu belum diketahui. Bagaimana pun juga, aku harus menyelesaikan tugas ini sekarang. Note: Jadi, pemenggalan "pun" itu tergantung situasi dan kondisi. Bedakan saat dia digunakan sebagai konjungsi atau tidak. Contoh: Aku tak pernah ke sana sekali pun . ("Sekali pun" di sini berarti "satu kali pun", bu...